Solusi Lengkap Download, Dapatkan Informasi dan Artikel Menarik

Software Design Paling Direkomendasikan untuk Arsitek Pemula

Design adalah sarana utama seorang arsitek mengkomunikasikan ide-ide mereka kepada klien dan tim desain. Namun cara membuat sebuah desain rumah telah berkembang sangat pesat. Dahulu, untuk mendesain sebuah bangunan, para arsitek menggambar desainnya secara manual di atas sebuah kertas. Hal tersebut tentu saja akan memakan waktu yang cukup lama dan sang arsitek juga dituntut untuk memiliki ketelitian yang sangat tinggi.

Seiring berkembangnya jaman, kini mendesain rumah atau gedung dapat dilakukan dengan bantuan software khusus. Perangkat lunak kini telah dirancang dengan fitur yang berbeda berdasarkan kebutuhan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi pemilihan software desain, misalnya saja biaya, kompatibilitas dengan program lain, serta jumlah waktu yang dibutuhkan untuk proses menggambar.

Sayangnya saat ini ada banyak software desain yang dapat anda gunakan, namun hanya beberapa program saja yang dapat bekerja secara maksimal dan hasil akhir yang memuaskan. Berikut beberapa deretan software design yang dapat anda pertimbangkan untuk digunakan.

Autocad

Seorang arsitek atau siswa jurusan arsitek pastinya tak asing lagi dengan aplikasi satu ini. Bahkan masih banyak graphic design agency di Jakarta yang pakai software ini untuk design, selain dari Adobe Photoshop.

Autocad adalah aplikasi yang sudah cukup lama berkembang dalam industri arsitek. Aplikasi ini sangat terkenal di kalangan mahasiswa dan profesional dan memiliki kompatibilitas yang tinggi dengan program lain sehingga tidak menimbulkan masalah saat mentransfer file selama proses desain.

Aplikasi ini menghasilkan gambar representasional murni dan biasanya dijadikan gambar awal sebelum diubah ke model 3D. Versi lain dari AutoCAD adalah AutoCAD Architecture yang memiliki fitur penyusunan yang lebih efisien sehingga membuatnya lebih mudah dipahami oleh arsitek pemula dan berpengalaman.

Revit

Revit adalah software design untuk arsitek yang memiliki fitur cukup lengkap. Software ini mampu membuat proyek dalam bentuk 2D hingga 3D dengan output proyek termasuk pemodelan, rendering, dan dokumen konstruksi 2D. Pada aplikasi ini terdapat fitur dinding, atap, balok, balok, kolom, pintu, jendela dan komponen bangunan lainnya yang mirip dengan bangunan fisik.

Software design ini sangat kompatibel dengan AutoCAD sehingga mudah untuk memasukkan file DWG. salah satu keuntungan terbesar menggunakan software adalah seluruh perubahan yang dilakukan akan muncul pada model pembaruan. Fitur ini mengurangi koordinasi dan waktu menggambar secara signifikan.

SketchUp

Seorang arsitek muda harus memulai fase konseptual dalam bentuk 3D, maka dari itu software terbaik yang dapat membuat desain 3D dengan cepat yang mudah adalah SketchUp. Perangkat lunak ini mudah Anda unduh dengan secara gratis dikarenakan Google telah membeli hak ciptanya. Namun dalam mode gratis, ada banyak fitur ekspor yang dinonaktifkan.

Software ini merupakan salah satu program desain termudah untuk dipahami karena memiliki interface yang cukup sederhana. SketchUp juga memiliki kemampuan rendering yang terbatas, namun masih cukup kuat fitur arsitektur rumah tangga.

V-Ray

V-Ray diklaim sebagai software terbaik dalam bidang visualisasi realistis. Software ini adalah plug-in yang mengubah SketchUp dan ArchiCAD menjadi rendering yang cukup bagus. V-ray memiliki tekstur yang bersih, mode gelap dan putih yang realistis dan representasi visual paling akurat dari kondisi dunia nyata.

Jika proyek yang Anda kerjakan adalah luar ruangan, maka V-Ray adalah pilihan terbaik yang dapat dipertimbangkan. V-Ray sendiri memiliki berbagai macam pilihan permukaan, warna cahaya, dan tekstur realistis yang dapat membawa desain Anda ke level sempurna.

Satu hal yang harus selalu Anda ingat bahwa software perangkat lunak hanyalah alat bantu  para arsitek untuk memfasilitasi alur kerja dan mempersingkat waktu kerja. Sebagai arsitek menggambar dan membuat sketsa adalah salah satu skill yang perlu Anda kuasai. Ini mirip dengan pola kerja di perusahaan jasa pembuatan website dimana biasanya web designer akan memberikan design mockup dulu sebelum sebuah website benar-benar dibuat.

Ide awal sebuah desain harus jelas, singkat serta mudah dikomunikasikan kepada tim dan klien. Sebuah sketsa sederhana biasanya memiliki konsep yang lebih berarti ketimbang software dengan rendering terbaik sekalipun.

-->